topmetro.news, Medan – Ketua Komisi C DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rony Reynaldo Situmorang, mendorong kinerja Bank Sumut dapat berjalan secara optimal, menyusul telah direalisasikannya penyertaan modal sebesar Rp50 miliar melalui P-APBD 2026.
“Saat P-APBD 2026 kemarin kami dari DPRD Sumut telah menyetujui bahwa penyertaan modal sebesar Rp50 miliar untuk Bank Sumut, guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) secara optimal,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, untuk melaksanakan Initial Public Offering (IPO) PT. Bank Sumut dapat direalisasikan sebagai salah satu langkah memperkuat permodalan dan peningkatan daya saing bank milik daerah tersebut.
“Jadi penyertaan modal sebelumnya Itu harapannya bisa meningkatkan kinerja Bank Sumut, dan tujuannya adalah menuju IPO, itu harapannya dapat digunakan dengan maksimal,” ujarnya
Menurutnya, penguatan Bank Sumut memerlukan lebih dari sekadar suntikan modal, hal ini juga harus dibarengi dengan komitmen untuk memanfaatkan bank tersebut dalam pengelolaan transaksi keuangan pemerintah daerah.
“Jika kita benar-benar ingin Bank Sumut tumbuh lebih kuat, maka dananya tidak boleh dialihkan ke bank-bank Himbara. Kita harus bekerja sama untuk memperkuat bank daerah,” katanya.
Ia meyakini bahwa salah satu bentuk dukungan nyata adalah dengan mengoptimalkan layanan perbankan Bank Sumut, khususnya terkait penyaluran gaji dan hak keuangan bagi tenaga kesehatan, guru, maupun tenaga kerja Pemerintah Provinsi dan lainnya.
Dengan demikian, dana yang berasal dari pemerintah daerah dapat terus berputar di dalam wilayah tersebut, sehingga memberikan manfaat bagi perekonomian Sumatera Utara.
“Supaya untuk menambah PAD dan deviden ke tingkat dua yakni kabupaten/kota. Kami mengimbau untuk penggunaan anggaran daerah melalui Bank Sumut. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menciptakan peluang agar Bank Sumut menjadi lebih besar dan kuat,” ucapnya.
Penulis Erris

